Image of PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DISCOVERY LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA MATERI RUMUS TRIGONOMETRI JUMLAH DAN SELISIH DUA SUDUT SISWA KELAS XI SMAN 1 WONOAYU

Text

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DISCOVERY LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA MATERI RUMUS TRIGONOMETRI JUMLAH DAN SELISIH DUA SUDUT SISWA KELAS XI SMAN 1 WONOAYU



Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dan Group Investigation pada materi rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut siswa kelas XI SMAN 1 Wonoayu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen post-test dengan dua kelompok sampel penelitian. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Wonoayu. Peneliti memilih kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran Group Investigation dan kelas XI MIPA 7 sebagai kelas ekperimen 2 yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran Discovery Learning.
Dari pengujian asumsi normalitas menunjukkan bahwa data kedua model pembelajaran memiliki data yang berdistribusi normal dengan nilai signifikansi (0,194) > 0,05 pada kelompok Group Investigation dan (0,064) pada kelompok Discovery Learning. hasil uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi (0,242) > 0,05 sehingga homogenitas terpenuhi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil rata-rata nilai siswa kelas XI antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation pada materi pelajaran rumus trigonometri jumlah dan selisah dua sudut dimana model pembelajaran Group Investigation lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran Discovery Learning. Hal tersebut terbukti dari hasil uji t yang menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi yaitu 89,62 dibandingkan dengan kelas model pembelajaran Discovery Learning sebesar 86,29. Dengan nilai thitung dari analisis SPSS sebesar 2,028 dan ttabel 1,99495 maka kriteria pengujian yang diambil berdasarkan perbandingan antara thitung dan ttabel adalah thitung > ttabel (2,028 > 1,99495) dan berdasarkan nilai probabilitas signifikanya adalah (0,046) ≤ 0,05 maka H0 ditolak sehingga H1 diterima.


Availability

T002702017 MTK 13-024My LibraryAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
2017 MTK 13-024
Publisher STKIP PGRI Sidoarjo : Sidoarjo.,
Collation
70 hlm.
Language
Inggris
ISBN/ISSN
-
Classification
2017 MTK
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this